Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 15

Wenny membawa putranya kembali ke vila dan mengurung diri di kamar. Dia duduk di atas ranjang yang dingin, terdiam tanpa sepatah kata. Wajah Stefano yang penuh kebencian terlintas di benaknya, membuat seluruh tubuhnya terasa seperti terendam air laut yang dalam, sesak hingga sulit bernapas. Selama beberapa bulan ini, Wenny selalu merasa Stefano hanya sedang bertingkah, dan tak lama lagi akan pulang dengan sendirinya. Saat itu, dia akan menghukum pria itu baik-baik agar tidak berani bertingkah lagi. Namun kenyataannya justru di luar kendalinya. Pada hari pertama Stefano pergi, Wenny memutus semua kartu tambahan. Menurutnya, mustahil pria itu bisa bertahan hidup tanpa uang. Sebulan kemudian, Wenny marah besar. Dia merasa, sekalipun Stefano kembali, tetap harus berlutut di luar selama tiga hari tiga malam agar benar-benar menyadari kesalahannya. Dua bulan kemudian, Wenny murka. Dia merasa bahwa permohonan maaf saja tidak lagi cukup. Stefano harus dihukum dengan cara yang lebih kejam. Tiga

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.