Bab 5
Alvin mengernyit, menatap asistennya dengan tidak senang.
"Mana mungkin! Untuk apa kamu panik seperti itu!"
Alvin berbalik. Matanya penuh kekecewaan, dan suaranya mengandung teguran.
"Nabila, kamu bikin ulah apa lagi ini? Kapan sifat manja putri besarmu bisa berubah sih?"
"Keluarga Zerrin sudah bukan lagi keluarga yang selalu menopangmu."
"Keluarga Gumar juga bukan lagi keluarga yang bisa seenaknya dipermainkan."
Alvin sama sekali tidak menaruh perhatian pada ucapan asistennya.
Dia bahkan mengira aku hanya sedang mencari perhatian.
Asisten Alvin memegang tablet dengan tangan gemetar.
"Pak Alvin ... ada juga pemberitahuan penagihan dari bank ... Dana perusahaan benar-benar sudah terputus semuanya."
"Pihak bank bilang ... katanya ini perintah dari Keluarga Zerrin."
Pelukan Alvin pada lengan Rika mendadak kaku.
Dia perlahan menoleh, menatapku dengan tidak percaya. "Nabila, kamu ... "
Aku dengan tenang memotong ucapannya, "Aku sudah bilang, kuberi kamu tiga hari untuk selesaikan masalah in

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda