Webfic
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 403

Merry menatapnya dengan ragu. "Baiklah, aku mengaku aku masih dendam dengan Shayne yang menjebak Dean. Aku ingin melihatnya dipermalukan, boleh kan?" "Kamu benar-benar nggak ada kerjaan." "Aku memang nggak ada kerjaan." "Cukup, sudah saatnya kamu pulang." "Aku sudah bilang, Shayne nggak akan pulang secepat itu. Aku hanya menemanimu mengobrol sebentar, bukan selingkuh. Kenapa kamu begitu panik? Yuna susah payah punya alasan ini buat menahan Shayne, menurutmu, apakah dia akan melepaskan Shayne begitu saja?" Hati Merry sedikit berat, tapi tidak bicara. Marvin berkata lagi, "Kalau dipikir-pikir sangat kebetulan sekali. Kalian susah payah mau pergi dari kastil, tapi malah muncul kejadian seperti ini. Sekarang kalian bukan hanya nggak bisa pergi, malah justru menciptakan kesempatan bagus untuk Yuna. Bisa dibilang, kamu setengah jadi mak comblangnya Yuna." Alis Merry sedikit berkerut, matanya yang jernih menatap Marvin lurus. "Kamu mau bilang apa?" Tatapan Marvin sempat kosong sesaat, tapi se

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© Webfic, hak cipta dilindungi Undang-undang

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.