Bab 118 Orang yang Tidak Dicintai Sangat Kasihan
Adele menutup lemari, sama sekali tidak ada niat lagi untuk tinggal di kamar itu.
Siapa tahu selama dia tidak ada, semua yang ada di kamar ini sudah disentuh Anggita.
Dia merasa jijik!
Adele tersenyum tipis, berpura-pura tidak tahu apa-apa. "Apa aku salah dengar? Maksud Kakak Ipar, mau menggoda James supaya pergi ke kamarmu?"
Anggita langsung merobek topeng kepura-puraannya karena tidak ada orang luar. Wajahnya tampak bengis.
"Memangnya kenapa? James memang nggak mencintaimu. Kalau bukan karena Nenek menekannya, mana mungkin dia mau menikahimu."
Di depan Adele, Anggita duduk di atas ranjang, tangannya mengusap seprai yang lembut. "Adele, menurutku kamu sangat kasihan. Sudah menikah tiga tahun, sampai sekarang pun kamu belum bisa merebut hati James."
Kalimat terakhir itu dia ucapkan sambil menggertakkan gigi.
Penuh ketidakrelaan.
Wajah Adele tetap datar. "Lalu? Kamu datang ke sini hanya mau pamer kalau orang yang dia cintai itu kamu? Atau mau bilang kalian punya hubungan gelap?"
Dia mem

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda