Bab 119 Isi Kepalamu Sekarang Hanya Adele
Seluruh Kota Yunara tahu kalau tuan muda Grup Bainion adalah orang yang punya kelainan.
Wanita yang pernah disiksanya, tidak ada satu pun yang berakhir baik.
Anggita justru mencari orang seperti itu untuk menghadapinya!
Pantas saja semalam Adele merasa pria itu tampak agak familier!
Anggita tertawa terbahak-bahak. "Biar kamu tahu kebenarannya juga nggak masalah. Lagi pula semua buktinya sudah aku hancurkan. Kamu nggak mungkin bisa mendapatkannya."
"Benarkah?"
Adele tiba-tiba membuka telapak tangannya. Di sana tergeletak sebuah alat perekam mini berwarna hitam.
Dari alat itu, terdengar jelas kata-kata Anggita barusan.
Wajah Anggita seketika pucat. "Wanita murahan! Kamu berani-beraninya merekam suaraku!"
Sambil berkata begitu, dia sudah menerjang ke depan.
Adele memainkan alat perekam itu di tangannya, lalu mengingatkannya. "Di perutmu ada calon cucu emas Keluarga Hauten. Kalau sampai terjadi apa-apa, jangankan statusmu di Keluarga Hauten yang akan terancam, Bahkan ibu mertuamu yang baik

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda