Bab 15
Begitu mendengar identitas penelepon, Nadia seketika menjadi waspada sedikit.
[Nona Nadia, setelah pemeriksaan, Pak Darian nggak terbukti melakukan tindak kriminal. Jika Anda nggak memiliki bukti baru, hari ini Pak Darian akan dibebaskan tanpa tuntutan.]
Nadia sedikit terkejut dan bertanya dengan ragu, "Dibebaskan? Bukti-bukti yang ada belum cukup?"
Di sisi lain telepon, polisi menjelaskan.
[Nona Nadia, begini ... Pak Darian sudah memberikan saksi yang cukup untuk membuktikan bahwa perkara ini nggak ada hubungannya dengan dia. Jadi, dengan bukti yang Anda berikan saat ini, kami nggak bisa menuntutnya.]
Hati Nadia seketika tercekat. "Saksi? Siapa?"
Dia pernah berpikir Darian bisa saja punya banyak cara untuk membersihkan namanya, tapi dia tidak pernah menyangka bahwa seorang saksi akan muncul di momen seperti ini.
Suara kertas yang dibalik terdengar di telepon. [Nama saksi adalah Elita Zaraya, yang sekaligus korban dari foto-foto yang Anda kirim.]
[Dia mengatakan bahwa bekas luka itu a

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi Webfic untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda